Unik, Lucu, Ngakak, Berita, Aneh, Exstrim, Gokil, Bacaan Online, Nyentrik,Celebritis, Otomotif, Modification, Artis, Music, Mp3
Showing posts with label Sinetron. Show all posts
Showing posts with label Sinetron. Show all posts

Hal-hal Penting yang Harus Ada di Sinetron Indonesia (Part 2)

Diposkan oleh east blogger

Hal-hal Penting yang Harus Ada di Sinetron Indonesia (Part 2)
Sebelumnya, MBDC sudah membahas pentingnya judul yang catchy, serta peran-peran yang harus ada dalam sebuah sinetron. Kali ini, MBDC akan memberikan pencerahan lebih lanjut mengenai hal-hal yang tidak kalah pentingnya untuk kamu perhatikan, jikalau suatu saat nanti kamu mau jadi produser sinetron yang kaya raya. Selamat menyaksikan.

5. Musik

Tanpa musik, sinetron kamu akan seperti sop tanpa kuah. Nah, makanya kamu perlu banyak kuah eh musik supaya sinetron kamu nikmat ditonton. Ingatlah supaya di semua adegan ada musiknya, boleh lagu full, atau suara dentingan simbal yang simpel. Dan jangan lupa untuk selalu memasukkan sound effect di setiap adegan. Dari yang besar seperti suara gledek di waktu hujan, sampai yang kecil seperti suara langkah kaki.
Selain itu, kamu juga perlu sebuah Original Soundtrack. Untuk ini kamu bisa mencari band yang lagi naik daun, menyuruh mereka untuk menciptakan dan memainkan lagu yang judulnya sama persis sama judul sinetron kamu. Nanti lagu ini bakal dipasang pas sinetron kamu mulai. Eh, atau bisa juga kebalikannya sih. Cari band yang udah terkenal, beli royalti lagunya yang paling ngetop, terus bikin judul sinetron berdasarkan lagu mereka itu.

6. Properti 

Properti dalam sinetron adalah benda-benda pendukung. Contohnya: rumah, mobil, pakaian dan aksesoris para pemain, dll. Syaratnya cuma 1 : "Makin terlihat mahal, semakin bagus" Nggak apa-apa kalo mau mau hemat pake barang KW, yang penting pas di shooting keliatan kalo itu barang mahal. Rumah musti gede, mewah, 2 lantai, dan ada pilarnya. Mobil juga mobil mewah lah ya. Minimal mobil menteri ato yang Convertible gitu.

7. Slow Motion dan Musik Dramatis

Kedua hal ini satu paket yang tidak boleh terpisahkan dan adalah salah satu elemen paling penting dalam sinetron. Semua adegan-adegan penting dalam sinetron, selalu dilakukan dalam slow motion plus dengan musik dramatis. Ketika si C ternyata adalah bapak dari bayi yang dikandung oleh si A, ketika tokoh utama ditabrak mobil dan terluka parah, atau ketika para peran antagonis sedang membuat rencana baru, semua harus disajikan dalam slow motion plus musik dramatis. Kenapa? Karena dengan penyajian seperti ini, bisa membuat adegan itu terasa 100 juta kali lebih serius dan dramatis.
Bahkan adegan yang biasa aja, kalo disajikan dengan slow motion plus musik dramatis akan terasa beda. Coba deh kamu rekam tukang bubur ayam lagi nuang bubur ke mangkok, terus kamu nonton slow motion sambil denger musik dramatis. UOGH ! Mantap sensasinya bung! Selain itu slow motion juga bisa nambah-nambahin durasi. Lumayan lah.

8. Ngomong Sendiri

Ngomong sendiri adalah hal yang sungguh penting untuk digunakan ketika kamu mau menjelaskan apa yang sedang ada di pikiran karakter sinetron kamu. Ngomong sendiri ini bisa digunakan di berbagai macam kesempatan, misalnya ketika si karakter jahat lagi menyusun rencana jahat baru atau ketika si karakter baik lagi mempertanyakan suatu kejanggalan yang baru saja dia lihat. Gak realistis? Siapa bilang! Ada banyak gitu orang yang suka ngomong sendiri. Biasanya mereka ada di jalanan trus bugil gitu.
Nah begitulah kira-kira panduan dari MBDC. Ada satu kalimat bijak yang bisa kamu jadikan pegangan kalo mau membuat sinetron:
Inti dari sinetron adalah cerita yang bisa ditulis dalam satu kalimat, tapi halangannya 200 episode.
Begitulah. Ingat itu selalu ya. Nanti kalo sinetron kamu udah sukses, jangan lupakan MBDC ya. Paling enggak bagi-bagi dikit lah royaltinya.


More aboutHal-hal Penting yang Harus Ada di Sinetron Indonesia (Part 2)

Karakter dalam Sinetron Indonesia

Diposkan oleh east blogger

Topik pembicaraan tentang sinetron Indonesia memang tak ada habisnya. Mulai dari kualitas produksi, jalan cerita dengan konflik kisah cinta segitiga, rebutan warisan, anak haram hingga penyakit lupa ingatan, sampai kepada stereotipe karakter-karakter yang ada di dalamnya.
Untuk membedakan karakter dalam (semua) sinetron, sering kali kita menemukan sebuah rumus yang itu-itu saja tanpa ada perkembangan atau variasi lainnya. Pernahkah kamu perhatikan bagaimana karakter Ibu tiri di sinetron A bisa sungguh mirip dengan karakter Ibu tiri di sinetron B (dan juga sinetron C, D, E dan seterusnya) ? Pernahkah kamu mencoba cari tahu jawabannya? MBDC akan mempermudah hidupmu dengan menjawab pertanyaan tersebut.
Di bawah ini adalah beberapa rumus pengkarakteran yang nampaknya sudah menjadi standarisasi pada (semua) sinetron Indonesia.

1. Orang Kaya

Kalau bapak-bapak biasanya pake jas berdasi, rambutnya disisir rapih/klimis terus naik mobilnya kalau nggak Jaguar atau Mercedes Benz E class paling banter yang New Eyes. Kalau ibu-ibu biasanya pake baju dan tas branded dan aksesoris berlebih yang menunjukkan dia berlimpah harta. Terus untuk memberi kesan "matang" atau "tua", rambut samping diatas kuping dan kumis disemir putih. Ala Koes Hendratmo. Mau yang main Cut Tari apa Wulan Guritno kek, kalo di sanggul terus dikasih semir putih = ibu2 yang anaknya udah sma.




Ibu-ibu ini mungkin sedang mengandung seorang anak SMA

2. Orang Miskin





Ih miskin banget!
Kalau ibu-ibu biasanya bajunya daster terus kerjaannya kalau nggak tukang gado-gado, tukang jahit atau sejenisnya. Rambutnya disanggul atau dibiarkan terurai. Kalau bapak-bapak biasanya pake sarung sama kaos oblong, minumnya teh manis.

3. Anak sekolah gaul





Ya ampun...gaul banget.
Baju SMU yang kecil dengan rok agak ketat dan pendek. Kaos kaki berwarna warni dengan aksesoris rambut yang berwarna warni juga. Lengannya digulung sedikit terus kalau anak orang kaya biasanya ke sekolah naik mobil BMW.

4. Anak sekolah kutu buku





Biar suka difoto belum tentu dia tidak kutu buku
Baju kedodoran, rambut klimis belah pinggir berminyak terus pake kacamata tebel yang framenya juga tebel. Kadang ditambahin dengan gigi tonggos untuk memperkental kesan pathetic. Kalau cewek rambutnya dikuncir dua ala Wendy's.
5. Dokter




Kita gak nemu gambar dokter beneran, tapi serius gak beda jauh kok sama ini.
Biasanya bapak-bapak bersahaja yang berkumis dengan rambut rapih. Kacamata optional (agak susah karena sering refleksi lampu shooting). Baju jas dokter dengan stetoskop yang melingkar di lehernya.

6. Suster





Yah kira-kira kayak gitu deh gambaran susternya
Mbak-mbak muda yang mukanya agak lumayan bersih, baju suster standard terus biasanya lalu lalang doang di rumah sakit sambil bawa map merah dengan bolpen. Atau kadang bolak balik doang sambil dorong kursi roda orang sakit.

7. Orang sakit





Yang namanya sakit itu udah pasti sakit parah kalo di sinetron
Biasanya bibirnya dibedakin juga biar keliatan pucet kaya orang sakit. Terus tangan atau kaki atau jidatnya dikasih perban dan kadang-kadang lalu-lalang duduk di kursi roda didorong sama suster.

8. Polisi





Ini standart polisi preman
Ya standar baju polisi lah yang kaya biasa kita lihat sehari-hari tapi aktingnya paling kaku.

9. Preman





Pak sipakpak preman preman!
Berbadan gede dengan baju buntung yang memperlihatkan otot tangannya. Terus biasanya ada tato juga yang dibikin pake spidol. Dilengkapi dengan aksesoris kalung dan gelang-gelang rantai. Bajunya dan celana jinsnya biasa sobek sobek untuk menambah kesan rebel. Kadang mukanya juga di make up codet.

10. Pembantu





Kalo pembantunya kayak gini sih pasti banyak cowo yang nonton sinetron
Biasanya potongan bibik-bibik atau mbok-mbok gitu yang ngomongnya agak medok terus kalau pembantu orang kayak biasanya pake baju model baby sitter. Properti yang dipegang kalau nggak sapu, lap ato sambil masak di dapur.

11. Figuran





Mereka ada di sekitar kita!
Ini yang selalu muncul di mana-mana tapi gak pernah keliatan jelas. Biasanya orangnya itu-itu aja hanya dibedain dari jenis baju dan warna bajunya. Malah kadang gak nyambung sama sekali. Figuran anak kampus tapi make bajunya kayak mau pergi clubbing atau ke mall. Figuran di café kadang make bajunya kayak mau main ke rumah tetangga. Dan sebagainya.
More aboutKarakter dalam Sinetron Indonesia